world, word, and me

Entries categorized as ‘curhat’

Freak Lecturer for Freak Students: Mr Budi Rahardjo Version 3.1

February 13, 2009 · 11 Comments

Electrical Industry: a unique subject I am taking this semester.. Well as Industrial Engineering, we’re designed to know the other related subject to support our skill about system and its process… Man.. Machine.. Material… And, consequently we need the background of electricity as well…

But, here, I’d like to emphasize the lecturer rather than the lecture itself… Being in ITB so far, I’ve never met any lecture in this style… Simple, unique, original and “freak”…

Just imagine it, our first task is making a blog in which all our homeworks will be published. But the point, I do hightlight in my first class: he tells us about simplicity, struggle, and idealism… and about the self confidence… I am so excited to be in this class… rare one!

Seems it would be a nice semester then!!!

So, I hope all of you will not be surprised next.. that there will be any post about this subject…

And now I am in process to write my first task…

Categories: Analisis · curhat

Nyawa manusia begitu murahkah?

February 9, 2009 · 3 Comments

600.000 tewas di Perang Irak
1200 nyawa melayang pada invasi terakhir Israel di Palestina
135 jiwa menjadi korban kebakaran hutan di Australia
1 orang menjadi tumbal-demokratisasi yang tak jelas-di DPRD Medan
.
Ya Ampuun..
Mulai dari kerusakan alam, perang,, hingga isu pemekaran provinsi
.
Nyawa manusia begitu murahkah?
.
We need solution, indeed!
.
Yang benar-benar menjaga hak hidup manusia
muak dengan konsep HAM
yang cuma basa-basi dan retorika belaka…
.
Astagfirullah…!!!

What happend to the world?

Categories: Analisis · curhat

semester 6??

January 23, 2009 · Leave a Comment

Wew..  Memang bener ya, roda waktu itu susah sekali dikendalikan… Sepertinya baru kemarin menginjakkan kaki di bumi parahyangan pertama kali,, sekarang baru nyadar (itu pun sehabis pendaftaran online) kalo saat ini, sudah di tingkat 3.. phieeew!!!

What I gonna do next? why is it going that sooooon?

Sudah saatnya melakukan evaluasi. Sudah saatnya menetapkan set-set strategi dan rancangan ke depan. Gak ada waktu untuk meratapi perputaran waktu.

Belajar dari pengalaman 2 semester terkahir ini, setelah bertemu semakin banyak orang, jadi semakin termotivasi untuk mendalami dunia dan seluruh isinya… seriuuus… banyak sekali pemikiran yang “menantang” untuk diggali.. banyak sekali orang2 yang ingin aku ajak diskusi.. banyak spot-spot yang belum aku hampiri.. dan tentunya masih banyak mimpi-mimpi yang  belum diwujudkan.. hoo

semester 6,, ya ampun kenapa cepat sekali?

padahal kampus ini sangat menggiurkan untuk dijelajahi….

jadi ingat kata2 dosen wali di semester kemarin yang sedih melihat IP yang gak pake bumbu cumlaude lagi (dan setelah mengetahui bimbingannya sekarang gak segetol sebelumnya di akademik hihi ^_^) :

“memuaskan sih, tapi akan jauh memuaskan kalau fokus lagi ke akademik… coba tinggalkan dahulu kegiatan2 nonakademikmu, 1 semester dulu.. terlalu banyak itu… bapak yakin kalo fokus, akan jauh lebih baik …”

duh… 1 semester berarti 6 bulan x 30 hari = 4320 jam = 15.552.000 detik… !!!

ah Bapak.. yang benar aja??? gak ah…

masalahnya.. gak mau terjebak di balik buku dan lab aja… tapi juga  gak mau jadi sarjana kosong yang gak menguasai keilmuannya… harus ada strategi. harus ada effort lebih.

yakin lah bisa!

ohw… mari kita tunjukkan pada dunia,

dan tentunya dosen wali kita

kalo gak perlu ada dikotomisasi antara akademik dan nonakademik..

manajemen prioritas.. manajemen waktu… itu sih kuncinya…

lagian apa sih yang dicari…??

IP?? Predikat ?? boleh boleh…. mari kita kejar… tapi jadi kepikiran … kalo ama transkrip aja dah takut… apalagi ama laporan akhir yang saat ini sedang disusun Rokib dan Atid…

So,, semester 6??

Oh dosen waliku,, lihat saja nanti… kan kuberi apa yang kau inginkan

namun jangan paksa aku meninggalkan apa yang aku inginkan

hehe… peace Sir!

Laa haula wa laa quwwata illa billah…

Categories: curhat

intermezzo

January 18, 2009 · 2 Comments

down.. a little

just a reflection

of all

of these things

what are they all about?

what am I dealing with?

a special moment appearing in my mind

pushing me to go forward

but i am too disappointed, indeed

hmm

i just pursue His Love

i just want the heaven

then I know

it’s time to up

the reality is waiting for me

my next story…

Categories: curhat

2009: Updating English and Arabic Skill of Language

January 10, 2009 · 2 Comments

Bercita-cita untuk go international  suatu hari nanti (… gak mau kalah dengan Agnes Monica ;p …) dan tidak mau itu cuma sekedar mimpi,… jadi punya program baru: bahasa!

tapi bukan sekedar belajar tata bahasa saja…

pengen bisa nulis… terus masuk ke Times atau paling tidak Jakarta Post aja……

hmm salah satu target 2009: upgrading my skill of language!!!!!!!!!

tapi bahasa apa ya???

Bismillah…. tahun ini akan saya dedikasikan untuk 3 bahasa:

1. Bahasa Arab (target: gak banyak2 amat,, menamatkan buku2 yg ada dan menambah buku baru…output akhir tahun,, harus bisa buat paragraf ringan dalam bahasa Arab)

2. Bahasa Inggris (target: udah terampil menulis dan bisa buat opini Islam dalam bahasa Inggris… kirim ke Jakarta Post dulu.. one day kita kirim ke Times… haha Amiin)

3. Belanda… (preparing for s2 sih ..  jadi prioritas terakhir dulu deh yang ini…. hehehehe)

ayo ayo semangaaaat

I do believe everything starts from dream

Time to make it come true….

Luruskan niat…. biar jadi pahala… Bismillah……

terus mungkin ada yang nanya kenapa target dipublish di blog???

pertama, biar lebih termotivasi…

kedua, ingin menyemangati seseorang teman di sana….

haha,, ayo kamu bisa!!!

let’s pursue our dream, girl… okey… smangaaaat…….!!!

Categories: curhat

Sekedar Penutup Diary Tahun Ini

December 22, 2008 · Leave a Comment

Fajar pagi hari ini masih sama, setidaknya seingatku Januari kemarin fajarnya tidak jauh berbeda…

Fajar favoritku…

yang selalu kutunggu dan kunikmati ketika wajah ini masih segar dengan basuhan air wudlu…

Menghangatkan hati ini, yang sedang semangat-semangatnya mempersiapkan agenda 1 hari penuh…

Langit pagi, bagai kanvas gelap bertorehkan cat kuning oranye…

Mengingatkan tentang mimpi dan tujuan mengapa Ia mengirimkanku ke sini…

.

Tetapi, hari ini, aku memaknainya berbeda…

Bayangkan, setelah ratusan fajar yang menyambutku di tiap pagi…

Setelah ratusan hari yang Ia berikan pada ku…

Apa yang telah kulakukan? Apa yang telah kuberikan? Sejarah apa saja yang telah kuhasilkan?

Jejak apa saja yang telah kutinggalkan?

Aku bertanya lebih dalam…

.

Jangan-jangan

Fajar pagi, hanya bisa “menjebakku” dalam “kenyamanan”

Merasa nyaman, karena merasa telah berbuat banyak padahal sedikit

merasa telah berbuat besar padahal kecil sekali

.

Padahal, di belahan bumi yang lain, seorang pemuda sebaya denganku,

sedang menatap fajar yang sama, dengan tangisan di matanya

karena ayah dan ibunya meninggal terkena serangan rudal di Irak sana

.

Padahal bisa saja, seorang seorang pemuda sebaya denganku,

sedang menatap fajar yang sama, dengan simbahan darah di tepi Jalur Gaza

dan sedang merancang perjuangan apa yang ia kerjakan saat mentari tiba

.

seorang seorang pemuda sebaya denganku,

sedang menatap fajar yang sama, dengan hati gundah gulana

mengkhawatirkan, pelarangan jilbab dan kerudung di sekolah terhadapnya

.

seorang seorang pemuda sebaya denganku,

sedang menatap fajar yang sama, dengan secarik kertas kajian di tangannya

sedang sibuk menyiapkan materi mentoring tuk adik-adik nanti

.

seorang seorang pemuda sebaya denganku,

sedang menatap fajar yang sama, dengan spanduk dan umbul-umbul aksi

tuk menyuarakan kebenaran di depan penguasa yang buta dan tuli

.

Lihat, banyak sekali yang mereka lakukan,,

sedang aku?

hanya terperangkap dalam tugas dan buku-buku tebal itu

aku?

hanya terperangkap pada hedonisme dan sia-sianya waktu

aku?

hanya terperangkap pada aktivitas duniawi yang tak berarti

aku?

hanya bisa menonton dan menjadi kritikus sejati

aku?

hanya bisa memikirkan aku aku dan aku 5, 10, 20 tahun nanti

aku?

hanya bisa menulis di blog ini ^^

hph….

astagfirullah….

di akhir tahun ini

cuma satu doaku:

aku ingin menyambut fajar-Mu

dengan cara yang berbeda!

untuk itu

Ya Rabb,, beri aku 1 tahun lagi

atau paling tidak:

1 hari lagi: hari ini….

Categories: curhat

Selamat Datang di Birokrasi Indonesia: Dimanakah Keadilan Itu????

November 26, 2008 · 6 Comments

Udah lama gak nulis… jadi kepikiran untuk nulis ini.

Beberapa bulan yang lalu, akhir Agustus lebih tepatnya… Motor Sur hampir aja dicuri ama seseorang… di parkiran gerbang belakang kampus. Alhamdulillah, masih rezekinya kali.. Sur yang tidak sengaja lewat sehabis makan di warung belakang, langsung aja “mempertanyakan” orang asing yang begitu enaknya ‘nangkring’ di atas motorku dan sedang mengantri menuju pemeriksaan pos satpam. Pelakunya kaget juga sih, kenapa Sur bisa sadar ini motornya… Ya iya lah.. helmnya pinky gitu,,,,, ^_^

Senang banget awalnya, tu pencuri ketangkap… tapi aku gak sadar ternyata itu adalah awal perpisahanku dengan motorku hingga saat ini….. gak jadi dicuri sih… tapi 3 bulan ditahan di kantor polisi dan kejaksaan hingga sekarang,…… hiks….

Menyesal banget deh… kenapa pasca kejadian itu motornya tidak langsung kuambil saja ya…. Biar tidak ditahan di kantor polisi…. Untuk ke depannya… kalo gak perlu-perlu amat.. jangan pernah deh berurusan lagi ama kantor polisi atau pun kejaksaan tinggi… Capek banget!!!!!! repot dan nge-bete-in…..!!!!!!!!!

(more…)

Categories: curhat

……..

November 19, 2008 · Leave a Comment

menatap jauh ke depan

dalam mimpi, batin menjerit

ingin lari

ingin mengintip di balik tirai masa depan

.

ah, jangan terburu-buru

buru-buru

.

apa yang ada dalam genggam

jika waktu ingin kau bungkam?

.

oh, kalau begitu….

boleh kah aku kembali ke belakang saja?

berjalan mundur, dua atau tiga

.

saat mata baru membuka

melihat dunia

.

.

ketika semua hanya ada hitam dan putih

.

aku rindu masa itu

benar-benar rindu masa itu….

Categories: curhat

It’s not about ‘what if’ … but ‘what next’

November 17, 2008 · Leave a Comment

After a long time not being together, finally my very bestfriend, Astri and me had some leisure time to have a little talk and share. That evening we went to a food court and talked about our activities, pleasure and sadness, tasks and homework, exams, experiences, and other full time stressed schedules, both in academic or—absolutely—other issues. It’s surprisingly for me to know that I’ve been missing this such situation: being with her and talking many things—just as other girl love to do I think ^_^

But that time, I pointed out some words from her. I ‘high-lighted’ her advice to me.

“Come on Sur.. Just move on. It’s been two years. I cant see you just like this. Being in this position. *****sensored—personal issue***** Astri said to me seriously.

“But… Astri… what if… it is not like you think about? What if what I expect is going to be the reality? Isn’t it so reasonable for me to keep in such decision ?” I anwered.

“WHAT IF..???? No more say WHAT IF… but please say WHAT NEXT !!! “ She replied my statements.

“If you are just trapped in that such statements, oh,, wake up girl… It’s a too weak argument to stand on! WHAT IF is just what you think in the future that has not become into reality. At least NOT until now. Perception. Expectation. World changes. Will you keep go on based on this ? Now, the only thing you must consider is started by asking to yourself ‘what next’….. ‘What next I’m gonna do’ or ‘What next I can do’ . Look forward, no more backward view—unless as a feedback or footnote. It would limit yourself and no significant escalation you make ! “

Agreeing to her, I keep in a silent. I asked to my self, why I should think ‘what if’ if it just limit my access and keep me in a perception and expectation.

I always ask “what if this… what if that… I do hope it is the reality” but actually it isn’t becoming a fact at all, not yet at least!

How can I be like this? Hmm… I think because, I expect too much. I DO hope it will be come true.

Anyway… that’s what in the past. Although I do hope it to be a reality, I can’t stand on this expectation. The show must go on. I get the point now… No more “what if” but “what next” !!!!

What next?

Next I am going to continue the rest of my life, pursuing my dreams and goals…

What next?

Next I am going to explore the life and the meaning of the creation, finishing my mission as a human… I wont be an ordinary one, but the extraordinary, tracked some histories…

What next?

I am going to research the objection function of life and make an optimalization of it, pursuing my ultimate goal

What next?

It’s not about 5, 10, 20 or 30 years… but it’s about the eternity .

Thanks Astri…

You’ve given me inspiring critics. ‘What next’ is my key word.

However, although I wouldn’t say “what if” anymore, I still expect it so much to be areality.

However…. It’s about heart and hope, Astri.

Categories: curhat

just a single step towards a long journey

October 20, 2008 · Leave a Comment

i dont care what they say, but here is the first single step

i dont wanna see the thing the’re visualizing in their mind, but it’s all about my dream

i dont wanna know more how the people shouting to me,  “what such a girl”

i just care, what can I do now

once i said, it’s juz a single step of mine

and it’s about they haven’t seen my long journey yet.

and where I am going to go.

so …… go on!!!!

Categories: curhat