world, word, and me

For the Spreaders of Love

July 16, 2009 · Leave a Comment

as times run that fast
and I don’t know what to guess
as I am here is just a must
then I am realized I know less

when people are keep being busy
pursuing something snazzy
this path is becoming harder than I thought
then I find u sticking with me and pushing me out

i define something new
different hope, a different dream
what’s happiness and what’s love
a sweety one from God, above

indeed…
this can not be stopped
this Ideology and our mind
a motivation to look forward
brings these loves over the world

Aha….!!
Last one for u, the lovely spreaders
uighur, gaza and others are missing you
they need a new story… not the surrenders

so, what are we waiting?
earth is still rotating, yet, Izrail is not coming

at the end, I just can say
that we’ll never be alone
thousands of angels are just around

the victory of love!
Allah’s been promising
all we do is just spreading
and definitely, keep struggling

*melancholic mode on*
>*<

→ Leave a CommentCategories: Sastra · curhat

Obrolan Dua Sahabat

July 15, 2009 · Leave a Comment

Copied from Burjo

Di sebuah warkop 24 jam di pinggiran jalan kota yg malam itu masih macet. Di sebuah warkop yg dijaga oleh pak kumis, dua orang sahabat sedang ngobrol sambil ditemani dua gelas kopi tubruk dan beberapa piring gorengan yg masih mengepulkan asap yg mirip ama asap merapi.
Brodin: bro masihkah kita percaya pada demokrasi ketika JFK dibunuh di Texas dan Reagen juga nyaris ditembak?
Bejo: (diam)
Brodin: lalu mengapa kita menolak Khilafah hanya gara-gara sayyidina Umar dibunuh, sayyidina Utsman dibunuh, dan sayyidina Ali juga dibunuh?
Bejo: (tetep diam)
Brodin: terus masihkah kita percaya kepada demokrasi ketika dulu Amerika pernah terlibat perang saudara parah, juga Inggris yg bahkan gedung parlemennya nyaris dibom?
Bejo: (diam dg takzim)
Brodin: lalu mengapa kita menolak Khilafah hanya gara-gara sayyidina Ali dan Muawiyah berlaga di medan Shiffin, Hussein dibunuh di Karbala, dan bani Umayyah berseteru hebat dg Abbasiyyah?
Bejo: (nyruput kopi tapi tetep diam)
Brodin: juga masihkah kita percaya ama demokrasi ketika pak Harto mengumpulkan harta lewat KKN, JK kaya raya, dan Prabowo memiliki kuda yg konon harganya 5 miliar?
Bejo: (diam tanpa suara)
Brodin: lalu mengapa kita menolak Khilafah cuma gara-gara sayyidina Utsman kaya raya dan itu juga beliau dapatkan dari bisnis ketika belum menjadi Khalifah?
Bejo: (sunyi)
Brodin: apakah kita masih percaya ama demokrasi ketika SBY menaikkan harga BBM?
Bejo: (garuk-garuk kepala n diam)
Brodin: lalu mengapa kita menolak Khilafah hanya gara-gara Yazid bin Muawiyah dan panglimanya Al Hajjaj memerintah dg tangan besi dan penuh kedzaliman?
Bejo: (senyap)
Brodin: lagi-lagi masihkah kita percaya ama demokrasi ketika pak Karno punya banyak istri, Berlusconi punya bini muda, dan Sarkozy kawin lagi?
Bejo: (dlomong sambil mikir)
Brodin: lalu mengapa kita menolak Khilafah hanya gara-gara beberapa oknum Sultan di era Utsmaniyah yg memiliki ratusan harem?
Bejo: (ngiler)
Brodin: masihkah kita percaya kepada demokrasi ketika Bush memaklumatkan perang terhadap “terorisme” dan menghancurleburkan Iraq dan Afganistan?
Bejo: (sunyi)
Brodin: lalu mengapa kita menolak Khilafah hanya gara-gar pasukan Sulaiman Al Qanuni mengepung Wina, Saad bin Abi Waqas membebaskan Persia, dan Thariq bin Ziyad melakukan futuhat ke Andalusia?
Bejo: (masih diam seperti sediakala)
Brodin: terakhir masihkah kita percaya pada demokrasi ketika bangsa Amerika rusak moralnya dan Eropa dikepung pornografi dan ateisme?
Bejo: (mikir)
Brodin: lalu mengapa kita menolak Khilafah padahal Obama presiden Amerika memujinya sebagai peradaban agung tempat ilmu, iman, dan kemanusiaan dijunjung tinggi?
Bejo: (angguk-angguk tanda setuju)
Brodin: kau tahu bro, udah seharusnya kita menolak demokrasi karena konsepnya yg busuk dan gak sesuai untuk diamalkan oleh manusia. Ya kita menolak demokrasi karena konsepnya. Oleh karena itu kalau ada yg menolak ide Khilafah maka tolaklah karena konsepnya. Jangan menolak Khilafah hanya dg alasan-alasan yg dibuat-buat dan gara-gara kesalahan orang yg menerapkan Khilafah. Oleh karena itu kalau berani tolaklah karena konsepnya, itupun kalau ada. Kalau gak ada ya udah ke laut aja sana.
Bejo: (terkejut) ke laut? Ngapain?
Brodin: cari kerang ama kepiting
Bejo: (langsung menenggak sisa kopi) ikut..ikut..ikut..ikut

→ Leave a CommentCategories: Outsourcing

Washington is Playing a Deeper Game with China

July 15, 2009 · Leave a Comment

By F. William Engdahl

After the tragic events of July 5 in Xinjiang Uyghur Autonomous Region in China, it would be useful to look more closely into the actual role of the US Government’s “independent” NGO, the National Endowment for Democracy (NED). All indications are that the US Government, once more acting through its “private” Non-Governmental Organization, the NED, is massively intervening into the internal politics of China.

The reasons for Washington’s intervention into Xinjiang affairs seems to have little to do with concerns over alleged human rights abuses by Beijing authorities against Uyghur people. It seems rather to have very much to do with the strategic geopolitical location of Xinjiang on the Eurasian landmass and its strategic importance for China’s future economic and energy cooperation with Russia, Kazakhastan and other Central Asia states of the Shanghai Cooperation Organization.

Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: Outsourcing

Blogging: Antara Produktivitas dan Kualitas :)

July 14, 2009 · 2 Comments

Legitimasi. Satu kata ini justru saya tujukan pada diri sendiri, yang dengan berbagai alasan mencari alibi jika ditanya seputar pengembangan blog ini. Mulai dari kesibukan akademik, hingga sulitnya akses internet, dan kini alasan apa lagi kalau bukan sibuk KP. Hihihi….

Sebenarnya… Nuansa jakarta yang panas membuat ide di kepala semakin banyak. Beririsan langsung dengan kehidupan yang ‘lebih ganas’ (melihat orang-orang tunawisma, pengemis yang sangat agresif, polusi yang amat sangat dan gap sosial yang luar biasa ekstrim) dan untuk pertama kalinya–setidaknya selama 3 tahun ini–terjun langsung di dunia kerja yang sangat menuntut kemandirian analisis dan uji coba pemahaman atas dunia keteknikindustrian, saya justru semakin banyak berkontemplasi di meja kerja daripada menyelesaikan analisis dan laporan KP. (semoga supervisor dan manajerku tidak membaca tulisan ini :p)

Keep reading →

→ 2 CommentsCategories: curhat

My eyes are dry, but my heart are crying!!!

June 25, 2009 · 1 Comment

→ 1 CommentCategories: curhat

Just a Contemplation? – Don’t know how to name it…

June 19, 2009 · Leave a Comment

Diringi desingan roda besi di bawah kakiku… Jendela kereta ini seperti frame TV, sedangkan pemandangan di sana seperti kilasan potret negeri ini: mulai dari sawah yang hijau, langit yang biru, penduduk desa yang bersahaja hingga kumpulan rumah kumuh, anak-anak berlarian, orang-orang yang menguak-nguak sampah di tengah hiruk pikuk, carut marutnya Jakarta… AC ini membuat ruangan dalam kereta menjadi dingin, tapi tidak hatiku! Tak berhenti melihat keluar jendela: Indonesia dan orang2 ini…. Gak nyangka bisa jadi kontemplasi singkat di sela-sela perjalanan KP :) !!

***

Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: curhat

Kangen Nge-Blog

May 19, 2009 · 6 Comments

Sedih melihat blog sendiri begini2 aja.. Gak update2 isinya. Komen2 pribadi gak penting dan gak esensial. Cuma bisa outsourcing dari web lain.. Haaaah… pengen nulis….!!!! Pengen Nge blog lagi…

Akhir2 ini, merasa keinginan dan kreativitas menulis menurun secara signifikan. Berbanding terbalik terhadap kuadrat jumlah tugas+laporan praktikum+ujian. Gak boleh kayak gini terus…  GAK BOLEH..

UAS cepatlah berlalu..

suraniningsih.wordpress.com, maaf telah menelantarkanmu selama ini…

tunggu aku… segera setelah semua amanah lab dan uas ini selesai… T_T

*menanti juni segera datang*

→ 6 CommentsCategories: curhat

cant imagine out the title

May 12, 2009 · Leave a Comment

~taken from the begining year-diary

Again, I see blood.. dead… children crying in the red bed
For one more time, I find violence to the innocents
Seems that human’s life is nothing, such free one to be taken that easily!
Aaarrghh…. MAN….BLOOD IS NOT OIL !

How does the Bad easily control the Good ?
While Dark is dominating, Light is smeared
Media is controlled, and image of what is good and what is bad, both defined unfairly

What such an argument: to spread freedom by killing thousands?
To achieve the rights by bombing the city?

In the other side, they say Islam is a terrorist WITHOUT an evidence
But they keep in silent when Gaza is thundering with screaming

Well, now.. how about us?
Are all people getting blind, or, are we pretending to not see?

Once, I asked to God, so this is it..??
As this ummah are running away from Your path?
As this ummah doesnt have any shield?
As this Giant Power is still sleppin’

Ya Muslimiin.. rise up!! Let’s bring the Truth.

Dear my brothers and sisters over there…
This wont be any longer.
Allah be with us. Jannah is waiting for us.

→ Leave a CommentCategories: curhat

The Ummah: On the Path to Revival

May 10, 2009 · Leave a Comment

The Ummah: On the Path to Revival

Recently, the media widely reported a demonstration carried in Afghanistan by 100-300 “young women” who were protesting the infamous shi’te family law. Some media outlets also reported on the counter-protests, where between 800-1000 men and women came out to show their support for the law. Many at the counter-protest voiced their opposition to interference from the colonial powers. One student from the counter-protest summarized the sentiment as follows: “We must trust Allah, instead of listening to the Western countries and the European countries who come here to meddle and interfere.”

Regardless of one’s opinion about the specific law, the larger issue is that the Ummah is turning to Islam and rejecting ideas that are foreign to it. In the case of Afghanistan, the Muslims have been resisting foreign occupation for over 20 years – first against the Soviets and now against the US-led NATO forces. Despite these challenges, the Ummah has not given up its resolve in returning to shariah.

Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: Outsourcing

Memahami Permainan Media Global

April 2, 2009 · 2 Comments

ADNAN KHAN

Tidak ada simbol Kapitalisme yang lebih menonjol daripada media massanya. Hari ini media telah memasuki setiap rumah di dunia dalam segala bentuk dan warnanya. Jurnalis Barat sangat bangga dengan usahanya yang melaporkan berita global secara obyektif dan menyatakan bahwa media mandiri adalah pilar dari masyarakat demokratis yang bisa menuntut pertanggungjawaban dari negara.

Dunia Barat selama bertahun-tahun berargumentasi bahwa kelangsungan demokrasi dan pembangungan suatu negara tergantung dari adanya faktor kritis, yaitu pembentukan masyarakat yang sadar informasi tentang semua masalah, baik yang bersifat lokal, nasional dan internasional yang ditayangkan oleh media massa yang dominan. Dalam dunia yang semakin global, media mengambil peran yang sangat penting. Ia memungkinkan tersebarnya informasi dari satu tempat ke tempat lainnya, dimana pada masa lalu sulit dijamah untuk menyebarkan berbagai versi informasi.

Keep reading →

→ 2 CommentsCategories: Outsourcing