world, word, and me

Syariah dan Khilafah, Sebuah Tawaran untuk Indonesia yang Lebih Baik

July 30, 2009 · Leave a Comment

  • Kesimpulan:
    • Akar masalah dari keterpurukan Indonesia adalah masalah sistemik, untuk itu dibutuhkan pula upaya sistemik dalam memperbaiki dan membangkitkan Indonesia dari keterpurukan.
    • Islam menawarkan kepada kita sebuah sistem yang lengkap dan universal dalam menjawab pelbagai permasalahan di negeri ini secara tuntas dan komprehensif. Sebuah sistem yang menerapkan syariat Allah di berbagai bidang: ekonomi, pemerintahan dan politik (luar dan dalam negeri), pendidikan, sosial dan pelbagai aspek hidup lainnya tanpa terkecuali.
    • Nilai-nilai dari hukum Islam tidak independen satu sama lain yang tidak bisa diterapkan secara parsial. Dengan demikian dibutuhkan implementasi Islam secara kaaffah (komprehensif) dengan sebuah institusi politik yang menjamin terterapnya syariah yang akan membawa keadilan kepada seluruh manusia dan mewujudkan Islam sebagai rahmatan lil alamin (rahmat bagi seluruh alam), kekhilafahan Islam.

    ***

    Tabuhan genderang pemilu mulai melambat. Sembari menunggu siapa yang akan menjadi pemimpin negeri ini 5 tahun ke depan, di hati setiap orang terisi sebuah harapan. Harapan untuk “Indonesia yang Lebih Baik”. Namun, sayangnya, banyak diantara kita yang berhenti hanya sampai disini tanpa memikirkan lebih detail tentang feasibilitas pergantian pemimpin dalam menyelesaikan berbagai problematika di negeri ini secara tuntas. Apa benar pergantian presiden berkorelasi positif terhadap problem solving di Indonesia? Enam kali sudah pergantian kepemimpinan terjadi, namun Indonesia masih saja terpuruk. Pertanyaan selanjutnya, bagaimanakah dan dengan apa Indonesia bisa menjadi lebih baik? Ada satu, variabel yang penting untuk dibahas, sistem seperti apa yang dapat menghantarkan Indonesia menuju kebangkitan dan mensejahterakan penduduknya? Tulisan ini akan mencoba menjabarkan secara general bahwa Islamlah yang akan memenuhi harapan-harapan ini. Islam sebagai solusi bagi Indonesia yang jauh lebih baik!

    Keep reading →

  • → Leave a CommentCategories: Analisis

    Indonesia Pasca Pilpres Presiden 2009

    July 30, 2009 · 1 Comment

    Pilpres 8 Juli sudah dilewati, hasil quick count dan perhitungan sementara KPU menunjukkan kecenderungan pasangan dengan nomor urut 2 menang dalam satu putaran. Di satu sisi hal ini menunjukkan masyarakat puas tehadap kebijakan SBY (setidaknya sekitar 50-60% rakyat yang terdaftar dalam DPT dan menggunakan hak suaranya memilih pasangan ini, terlepas efek iklan kinerja SBY yang banyak dikritik oleh para pakar), Sujiwo Tedjo pun turut berkomentar bahwa kemenangan pasangan ini menunjukkan ciri masyarakat yang melankolik. Yah.. terlepas dari komentar siapapun, kemenangan tetap saja kemenangan. Hanya saja jika melihat track record pasangan ini beserta program-program yang mereka tawarkan akankah mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik?

    Setidaknya jika kita mencermati kampanye SBY-Boed ada beberapa janji yang dikampanyekan diantaranya adalah, pendidikan murah, peningkatan ekonomi hingga 7 persen, penurunan kemiskinan hingga 8-10 persen, peningkatan swadaya pangan, pertahanan dan keamanan yang handal, persenjataan yang baik, kesehatan, pembangunan yang merata hingga ke desa-desa, menjaga NKRI, peningkatan rumah susun dan rumah rakyat, meningkatkan pertanian, dan janji-janji lainnya.

    Seperti apa kebijakan yang akan mereka lakukan untuk merealisasikan janji-janji kampanyenya? Merujuk slogan yang dikampanyekan pasangan ini, tentunya tidak akan terjadi perbedaan metode dalam hal pengurusan urusan rakyat.

    Keep reading →

    → 1 CommentCategories: Analisis

    For the Spreaders of Love

    July 16, 2009 · Leave a Comment

    world-of-loveas times run that fast
    and I don’t know what to guess
    as I am here is just a must
    then I am realized I know less

    when people keep being busy
    pursuing something snazzy
    this path is becoming harder than I thought
    then I find u sticking with me and pushing me out

    i define something new
    different hope, a different dream
    what’s happiness and what’s love
    a sweety one from God, above

    indeed…
    this can not be stopped
    this Ideology and our mind
    a motivation to look forward
    brings these loves over the world

    Aha….!!
    Last one for u, the lovely spreaders
    uighur, gaza, and many others
    they need conquerors… not the surrenders

    so, what are we waiting?
    earth is still rotating, yet, Izrail is not coming

    at the end, I just can say
    that we’ll never be alone
    thousands of angels are just around

    the victory of love!
    Allah’s been promising
    all we do is just spreading
    and definitely, keep struggling

    *melancholic mode on*
    >*<

    → Leave a CommentCategories: Sastra · curhat

    Obrolan Dua Sahabat

    July 15, 2009 · 2 Comments

    Copied from Burjo

    Di sebuah warkop 24 jam di pinggiran jalan kota yg malam itu masih macet. Di sebuah warkop yg dijaga oleh pak kumis, dua orang sahabat sedang ngobrol sambil ditemani dua gelas kopi tubruk dan beberapa piring gorengan yg masih mengepulkan asap yg mirip ama asap merapi.
    Brodin: bro masihkah kita percaya pada demokrasi ketika JFK dibunuh di Texas dan Reagen juga nyaris ditembak?
    Bejo: (diam)
    Brodin: lalu mengapa kita menolak Khilafah hanya gara-gara sayyidina Umar dibunuh, sayyidina Utsman dibunuh, dan sayyidina Ali juga dibunuh?
    Bejo: (tetep diam)
    Brodin: terus masihkah kita percaya kepada demokrasi ketika dulu Amerika pernah terlibat perang saudara parah, juga Inggris yg bahkan gedung parlemennya nyaris dibom?
    Bejo: (diam dg takzim)
    Brodin: lalu mengapa kita menolak Khilafah hanya gara-gara sayyidina Ali dan Muawiyah berlaga di medan Shiffin, Hussein dibunuh di Karbala, dan bani Umayyah berseteru hebat dg Abbasiyyah?
    Bejo: (nyruput kopi tapi tetep diam)
    Brodin: juga masihkah kita percaya ama demokrasi ketika pak Harto mengumpulkan harta lewat KKN, JK kaya raya, dan Prabowo memiliki kuda yg konon harganya 5 miliar?
    Bejo: (diam tanpa suara)
    Brodin: lalu mengapa kita menolak Khilafah cuma gara-gara sayyidina Utsman kaya raya dan itu juga beliau dapatkan dari bisnis ketika belum menjadi Khalifah?
    Bejo: (sunyi)
    Brodin: apakah kita masih percaya ama demokrasi ketika SBY menaikkan harga BBM?
    Bejo: (garuk-garuk kepala n diam)
    Brodin: lalu mengapa kita menolak Khilafah hanya gara-gara Yazid bin Muawiyah dan panglimanya Al Hajjaj memerintah dg tangan besi dan penuh kedzaliman?
    Bejo: (senyap)
    Brodin: lagi-lagi masihkah kita percaya ama demokrasi ketika pak Karno punya banyak istri, Berlusconi punya bini muda, dan Sarkozy kawin lagi?
    Bejo: (dlomong sambil mikir)
    Brodin: lalu mengapa kita menolak Khilafah hanya gara-gara beberapa oknum Sultan di era Utsmaniyah yg memiliki ratusan harem?
    Bejo: (ngiler)
    Brodin: masihkah kita percaya kepada demokrasi ketika Bush memaklumatkan perang terhadap “terorisme” dan menghancurleburkan Iraq dan Afganistan?
    Bejo: (sunyi)
    Brodin: lalu mengapa kita menolak Khilafah hanya gara-gar pasukan Sulaiman Al Qanuni mengepung Wina, Saad bin Abi Waqas membebaskan Persia, dan Thariq bin Ziyad melakukan futuhat ke Andalusia?
    Bejo: (masih diam seperti sediakala)
    Brodin: terakhir masihkah kita percaya pada demokrasi ketika bangsa Amerika rusak moralnya dan Eropa dikepung pornografi dan ateisme?
    Bejo: (mikir)
    Brodin: lalu mengapa kita menolak Khilafah padahal Obama presiden Amerika memujinya sebagai peradaban agung tempat ilmu, iman, dan kemanusiaan dijunjung tinggi?
    Bejo: (angguk-angguk tanda setuju)
    Brodin: kau tahu bro, udah seharusnya kita menolak demokrasi karena konsepnya yg busuk dan gak sesuai untuk diamalkan oleh manusia. Ya kita menolak demokrasi karena konsepnya. Oleh karena itu kalau ada yg menolak ide Khilafah maka tolaklah karena konsepnya. Jangan menolak Khilafah hanya dg alasan-alasan yg dibuat-buat dan gara-gara kesalahan orang yg menerapkan Khilafah. Oleh karena itu kalau berani tolaklah karena konsepnya, itupun kalau ada. Kalau gak ada ya udah ke laut aja sana.
    Bejo: (terkejut) ke laut? Ngapain?
    Brodin: cari kerang ama kepiting
    Bejo: (langsung menenggak sisa kopi) ikut..ikut..ikut..ikut

    → 2 CommentsCategories: Outsourcing

    Washington is Playing a Deeper Game with China

    July 15, 2009 · Leave a Comment

    By F. William Engdahl

    After the tragic events of July 5 in Xinjiang Uyghur Autonomous Region in China, it would be useful to look more closely into the actual role of the US Government’s “independent” NGO, the National Endowment for Democracy (NED). All indications are that the US Government, once more acting through its “private” Non-Governmental Organization, the NED, is massively intervening into the internal politics of China.

    The reasons for Washington’s intervention into Xinjiang affairs seems to have little to do with concerns over alleged human rights abuses by Beijing authorities against Uyghur people. It seems rather to have very much to do with the strategic geopolitical location of Xinjiang on the Eurasian landmass and its strategic importance for China’s future economic and energy cooperation with Russia, Kazakhastan and other Central Asia states of the Shanghai Cooperation Organization.

    Keep reading →

    → Leave a CommentCategories: Outsourcing

    Blogging: Antara Produktivitas dan Kualitas :)

    July 14, 2009 · 3 Comments

    Legitimasi. Satu kata ini justru saya tujukan pada diri sendiri, yang dengan berbagai alasan mencari alibi jika ditanya seputar pengembangan blog ini. Mulai dari kesibukan akademik, hingga sulitnya akses internet, dan kini alasan apa lagi kalau bukan sibuk KP. Hihihi….

    Sebenarnya… Nuansa jakarta yang panas membuat ide di kepala semakin banyak. Beririsan langsung dengan kehidupan yang ‘lebih ganas’ (melihat orang-orang tunawisma, pengemis yang sangat agresif, polusi yang amat sangat dan gap sosial yang luar biasa ekstrim) dan untuk pertama kalinya–setidaknya selama 3 tahun ini–terjun langsung di dunia kerja yang sangat menuntut kemandirian analisis dan uji coba pemahaman atas dunia keteknikindustrian, saya justru semakin banyak berkontemplasi di meja kerja daripada menyelesaikan analisis dan laporan KP. (semoga supervisor dan manajerku tidak membaca tulisan ini :p)

    Keep reading →

    → 3 CommentsCategories: curhat

    My eyes are dry, but my heart is crying!!!

    June 25, 2009 · 4 Comments

    → 4 CommentsCategories: curhat

    Just a Contemplation? – Don’t know how to name it…

    June 19, 2009 · Leave a Comment

    Diringi desingan roda besi di bawah kakiku… Jendela kereta ini seperti frame TV, sedangkan pemandangan di sana seperti kilasan potret negeri ini: mulai dari sawah yang hijau, langit yang biru, penduduk desa yang bersahaja hingga kumpulan rumah kumuh, anak-anak berlarian, orang-orang yang menguak-nguak sampah di tengah hiruk pikuk, carut marutnya Jakarta… AC ini membuat ruangan dalam kereta menjadi dingin, tapi tidak hatiku! Tak berhenti melihat keluar jendela: Indonesia dan orang2 ini…. Gak nyangka bisa jadi kontemplasi singkat di sela-sela perjalanan KP :) !!

    ***

    Keep reading →

    → Leave a CommentCategories: curhat

    Kangen Nge-Blog

    May 19, 2009 · 6 Comments

    Sedih melihat blog sendiri begini2 aja.. Gak update2 isinya. Komen2 pribadi gak penting dan gak esensial. Cuma bisa outsourcing dari web lain.. Haaaah… pengen nulis….!!!! Pengen Nge blog lagi…

    Akhir2 ini, merasa keinginan dan kreativitas menulis menurun secara signifikan. Berbanding terbalik terhadap kuadrat jumlah tugas+laporan praktikum+ujian. Gak boleh kayak gini terus…  GAK BOLEH..

    UAS cepatlah berlalu..

    suraniningsih.wordpress.com, maaf telah menelantarkanmu selama ini…

    tunggu aku… segera setelah semua amanah lab dan uas ini selesai… T_T

    *menanti juni segera datang*

    → 6 CommentsCategories: curhat

    cant imagine out the title

    May 12, 2009 · Leave a Comment

    ~taken from the begining year-diary

    Again, I see blood.. dead… children crying in the red bed
    For one more time, I find violence to the innocents
    Seems that human’s life is nothing, such free one to be taken that easily!
    Aaarrghh…. MAN….BLOOD IS NOT OIL !

    How does the Bad easily control the Good ?
    While Dark is dominating, Light is smeared
    Media is controlled, and image of what is good and what is bad, both defined unfairly

    What such an argument: to spread freedom by killing thousands?
    To achieve the rights by bombing the city?

    In the other side, they say Islam is a terrorist WITHOUT an evidence
    But they keep in silent when Gaza is thundering with screaming

    Well, now.. how about us?
    Are all people getting blind, or, are we pretending to not see?

    Once, I asked to God, so this is it..??
    As this ummah are running away from Your path?
    As this ummah doesnt have any shield?
    As this Giant Power is still sleppin’

    Ya Muslimiin.. rise up!! Let’s bring the Truth.

    Dear my brothers and sisters over there…
    This wont be any longer.
    Allah be with us. Jannah is waiting for us.

    → Leave a CommentCategories: curhat